Sipansipahora, sebuah manfaat langsung hutan

By amaniory

030.jpg

Daerah pandan, yang menjadi ibukota tapteng dan hanya 10 menit di dari sibolga, punya sebuah hotel yang cukup layak untuk dihuni, yakni Hotel Bumi Asri. Mungkin karena masih dalam tahap promosi, jadinya pelayannya agak kurang meyakinkan. Uniknya, di lobby hotel ini ada tujuh buah patung perempuan, yang semuanya dalam posisi menortor dan berselempangkan ulos dengan beragam motif. Berdasarkan seorang manager di hotel tersebut, ketujuh patung itu melambangkan ucapan selamat datang dan mewakili ketujuh orang boru (anak perempuan) dari sang pemilik hotel. Nah, di hotel inilah aku beristirahat setelah menempuh perjalanan panjang dari singkil ke sibolga.

Pagi itu, atas izin dari Kepala PLN setempat, aku menemani seorang tamu yang tertarik mengetahui kondisi hutan tropis di sumatera, melihat-lihat hutan yang ada di sekitar pembangkit listrik tenaga air di sipansipahoras. Karena siang harinya ada beberapa jadwal pertemuan, akhirnya pagi-pagi sekali kami sempatkan menuju lokasi tersebut.

Perjalanan menuju kawasan tersebut sangat dekat dari pandan. Tak sampai 20 menit, kami sudah tiba di gerbangnya yang dijaga ketat. Rupanya informasi kedatangan kami sudah pula diinformasikan pada para penjaga, sehingga tak banyak halangan yang kami peroleh untuk memasuki kawasan yang sangat strategis ini. Maklumlah, pembangkit berkekuatan 50 MW ini merupakan salah satu pasok utama listrik untuk kawasan tapanuli.

Jalan yang berkelok-kelok dan  pemandangan begitu menakjubkan. Walaupun terkadang, ada rasa kekhawatiran pada diriku. Rasa takut ketinggian dan patahan aspal di beberapa tebing menjadi penyebabnya. Beberapa kali kutarik napas dalam-dalam menenangkan diriku. Untunglah, kendaraan yang kupergunakan cukup handal dan cuaca sangat cerah pagi itu, sehingga pemandangan yang menakjubkan menjadi obat penentram hati.

Sebelum sampai di DAM utama, kusempatkan mampir di sebuah lapangan luas yang menjadi hellypad. Ah, tamuku merengek ingin masuk ke dalam hutan. Dasar kampungan kali orang ini! Dipikirnya, akan mudah masuk ke dalam hutan tanpa peralatan yang memadai. Kubiarkan saja ia mencoba masuk ke dalam hutan, kusibukkan diri dengan memotret tanaman liar yang ada. Ups, kutemukan sebuah kantong semar yang cukup baik dan sekumpulan anggrek tanah di areal ini.

022.jpg015.jpg 012.jpg

Setelah puas gagal menembus kerapatan semak di bawah kanopi hutan, akhirnya tamuku mau meneruskan perjalanan. Akhir perjalananku adalah sebuah DAM besar yang menampung air untuk selanjutnya disalurkan ke turbin penggerak yang berjumlah dua buah. Hutan yang ada diperhuluan tampaknya masih cukup baik, walaupun dari petugas yang ada dikabarkan bahwa dulu pada tahap pembangunannya, masih ada upaya perambahan pada kawasan hulu DAM ini. Namun, berkat patroli rutin, sekarang gangguan yang ada sudah dapat dikendalikan.

Perambahan dan perubahan tegakan hutan yang ada diperhuluan DAM ini akan mengakibatkan kerugian yang besar. Tak hanya bagi negara dan masyarakat di sekitarnya, pun bagi masyarakat yang berada jauh dari kawasan ini. Krisis kelistrikan yang berlangsung di tapanuli dan sumatera bagian utara, tentunya akan menjadi semakin parah, jika pembangkit sipansipahoras ini tak dapat berfungsi dengan baik. Sedimentasi yang tinggi dapat mengakibatkan pendangkalan DAM. Sementara itu, kerusakan tegakan hutan dapat mengakibatkan tidak meratanya debit air yang ditampung dan dipasok pada turbin. Mudah-mudahan, semua pihak sadar akan pentingnya menjaga kawasan hutan di wilayah ini..

Tinggalkan Balasan